Bitcoin

Bitcoin (BTC)

$63,154.00 ▲0.74%
Ethereum

Ethereum (ETH)

$1,775.56 ▲0.89%
Tether

Tether (USDT)

$1.00 ▼-0.02%
BNB

BNB (BNB)

$583.90 ▲2.40%
USDC

USDC (USDC)

$1.00 ▼-0.01%
XRP

XRP (XRP)

$1.14 ▲0.55%
Solana

Solana (SOL)

$80.56 ▲0.14%
TRON

TRON (TRX)

$0.33 ▲1.30%
Figure Heloc

Figure Heloc (FIGR_HELOC)

$1.01 ▲0.00%
Hyperliquid

Hyperliquid (HYPE)

$71.41 ▲4.18%

Pengertian Picking dalam Gudang, Tugas, Proses, dan Cara Kerjanya

Pengertian picking dalam gudang adalah proses mencari, mengambil, memeriksa, dan mengumpulkan barang dari lokasi penyimpanan berdasarkan daftar pesanan yang harus dipenuhi. Barang yang sudah diambil...

Marketplace

Pengertian picking dalam gudang adalah proses mencari, mengambil, memeriksa, dan mengumpulkan barang dari lokasi penyimpanan berdasarkan daftar pesanan yang harus dipenuhi. Barang yang sudah diambil kemudian diteruskan ke proses berikutnya, biasanya pengecekan, konsolidasi, dan packing.

Picking menjadi salah satu aktivitas penting dalam operasional gudang, terutama pada bisnis retail, distributor, manufaktur, minimarket, marketplace, dan e-commerce. Kesalahan mengambil produk atau jumlah barang dapat menyebabkan pesanan pelanggan tidak sesuai.

Lalu, bagaimana proses picking barang dilakukan dan apa bedanya dengan packing? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Pengertian Picking dalam Gudang?

Pengertian picking dalam gudang adalah kegiatan mengambil barang dari rak atau lokasi penyimpanan sesuai daftar permintaan, pesanan pelanggan, atau kebutuhan operasional. Orang yang melakukan pekerjaan ini sering disebut picker atau petugas picking.

Secara sederhana, picker menerima informasi barang yang harus diambil, mencari lokasi penyimpanannya, memastikan kode dan jumlah barang benar, kemudian membawa atau mengirim barang tersebut menuju area berikutnya.

Contohnya, sebuah pesanan berisi:

  • 2 botol sabun cair;
  • 1 kotak makanan ringan;
  • 3 bungkus kopi;
  • 1 produk perawatan wajah.

Petugas picking harus mengambil produk yang tepat sesuai nama barang, SKU, varian, ukuran, dan jumlah yang tercantum pada sistem atau picking list.

Dalam praktiknya, picking bukan sekadar mengambil barang dari rak. Petugas harus memperhatikan ketepatan produk, kuantitas, kondisi barang, lokasi penyimpanan, dan prosedur kerja yang berlaku di perusahaan.

Kesalahan kecil pada tahap ini dapat memengaruhi tahapan selanjutnya. Jika picker salah mengambil varian produk, misalnya, petugas packing bisa saja mengemas barang yang salah apabila tidak ada proses verifikasi tambahan.

Picking Artinya Apa dalam Bahasa Indonesia?

Kata picking secara umum dapat diterjemahkan sebagai memilih, mengambil, memetik, atau mengumpulkan. Arti yang paling tepat bergantung pada konteks kalimat dan bidang penggunaannya.

Dalam konteks pergudangan dan logistik, picking berarti proses mengambil dan mengumpulkan barang sesuai daftar pesanan atau kebutuhan tertentu. Karena itu, arti picking dalam gudang berbeda dengan penggunaan kata yang sama pada musik, pertanian, percakapan sehari-hari, dan konteks lainnya.

Misalnya:

  • picking barang: mengambil barang sesuai pesanan;
  • fruit picking: memetik atau mengumpulkan buah;
  • guitar picking: teknik memetik senar gitar;
  • picking up: mengambil, menjemput, atau mengangkat, tergantung konteks;
  • order picking: pengambilan barang untuk memenuhi pesanan.

Jadi, jika kamu menemukan istilah picking dalam informasi lowongan kerja gudang, maksudnya hampir selalu berkaitan dengan aktivitas mencari dan mengambil barang sesuai instruksi kerja.

Bagaimana Proses Picking dalam Gudang?

Proses picking dapat berbeda antara satu perusahaan dan perusahaan lainnya. Gudang kecil mungkin masih menggunakan kertas atau daftar barang sederhana, sedangkan pusat distribusi besar dapat menggunakan scanner, barcode, perangkat genggam, hingga Warehouse Management System atau WMS.

Meski teknologi dan skala operasinya berbeda, tujuan dasarnya sama: mengambil barang yang benar, dalam jumlah yang benar, dari lokasi yang benar, untuk pesanan yang benar.

1. Menerima Picking List atau Instruksi Pesanan

Proses dimulai ketika pesanan masuk ke sistem dan informasi barang yang perlu disiapkan diteruskan kepada picker.

Informasi tersebut dapat berupa:

  • nama barang;
  • kode SKU;
  • jumlah barang;
  • lokasi rak;
  • nomor pesanan;
  • varian produk;
  • batch tertentu jika diperlukan;
  • prioritas pesanan.

Pada gudang sederhana, daftar tersebut bisa dicetak pada kertas. Pada sistem yang lebih modern, informasi dapat muncul langsung pada perangkat yang digunakan pekerja.

2. Menuju Lokasi Penyimpanan

Setelah menerima daftar barang, picker menuju rak, bin, pallet, atau lokasi penyimpanan yang tercantum.

Penataan lokasi barang sangat memengaruhi efisiensi kerja. Jika produk populer ditempatkan terlalu jauh atau alamat rak tidak jelas, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu pesanan dapat bertambah.

Karena itu, picker perlu memahami sistem lokasi gudang. Sebagai contoh, kode lokasi dapat menunjukkan zona, lorong, rak, tingkat rak, hingga posisi penyimpanan.

3. Memeriksa Identitas Barang

Picker tidak boleh mengambil barang hanya berdasarkan kemiripan kemasan. Produk dari satu merek dapat memiliki desain hampir sama, tetapi berbeda ukuran, rasa, warna, aroma, atau spesifikasi.

Pemeriksaan dapat dilakukan menggunakan:

  • nama produk;
  • kode SKU;
  • barcode;
  • nomor batch;
  • varian;
  • ukuran;
  • informasi pada sistem.

Tahap ini penting untuk mengurangi kesalahan pengambilan barang.

4. Mengambil Barang Sesuai Jumlah

Setelah produk dipastikan benar, picker mengambil barang sesuai jumlah yang diminta.

Jika pesanan membutuhkan lima unit, petugas harus memastikan jumlah yang diambil benar-benar lima unit. Kekurangan atau kelebihan jumlah dapat menimbulkan masalah pada stok dan pesanan pelanggan.

5. Melakukan Konfirmasi Picking

Pada sistem tertentu, barang yang sudah diambil perlu dikonfirmasi menggunakan scanner atau perangkat kerja.

Konfirmasi membantu sistem memperbarui status pekerjaan dan mencatat bahwa barang sudah diambil dari lokasi penyimpanan.

6. Membawa Barang ke Area Berikutnya

Barang yang telah selesai diambil kemudian diarahkan ke area konsolidasi, pengecekan, sorting, atau packing, tergantung alur operasional gudang.

Pada tahap inilah barang yang sudah di-pick akan dipersiapkan untuk proses berikutnya.

Apa Saja Tugas Picking Gudang?

Tugas picking tidak hanya mengambil barang dari rak. Pekerja juga bertanggung jawab memastikan barang yang diambil sesuai instruksi dan mengikuti standar operasional perusahaan.

Detail pekerjaan dapat berbeda menurut jenis gudang. Picker di gudang makanan tentu memiliki tantangan berbeda dengan picker di gudang pakaian, suku cadang, produk elektronik, atau pusat distribusi retail.

Secara umum, tugas picking meliputi:

  • membaca picking list;
  • memahami kode lokasi barang;
  • mencari barang pada rak penyimpanan;
  • mencocokkan nama dan kode produk;
  • memeriksa SKU atau barcode;
  • mengambil jumlah barang yang sesuai;
  • memeriksa kondisi fisik barang;
  • memisahkan barang sesuai pesanan;
  • membawa barang ke area berikutnya;
  • melaporkan stok kosong atau selisih;
  • menjaga kebersihan area kerja;
  • menggunakan alat kerja sesuai prosedur;
  • mematuhi standar keselamatan kerja.

Seorang picker juga perlu menjaga kecepatan tanpa mengorbankan ketelitian. Bekerja terlalu lambat dapat menghambat pemrosesan pesanan, sedangkan terlalu terburu-buru dapat meningkatkan risiko salah barang.

Picking dan Packing Adalah Apa?

Picking dan packing adalah dua tahap berbeda dalam proses pemenuhan pesanan. Picking berfokus pada mengambil barang dari tempat penyimpanan, sedangkan packing berfokus pada memeriksa dan mengemas barang untuk proses pengiriman atau distribusi.

Keduanya saling berhubungan, tetapi tugasnya tidak sama. Pada perusahaan kecil, satu pekerja mungkin menangani keduanya. Pada gudang besar, picking dan packing biasanya ditangani oleh tim atau stasiun kerja yang berbeda.

AspekPickingPacking
Tujuan utamaMengambil barang sesuai pesananMengemas barang untuk pengiriman
Lokasi kerjaArea rak atau penyimpananMeja atau stasiun packing
FokusProduk, SKU, lokasi, jumlahKondisi, kemasan, label, keamanan
Risiko kesalahanSalah barang atau jumlahSalah kemasan atau label
Hasil akhirBarang terkumpulPaket siap dikirim

Contohnya, pelanggan memesan dua kaus hitam ukuran L dan satu celana ukuran 32.

Petugas picking mengambil tiga barang tersebut dari lokasi penyimpanan. Setelah itu, petugas packing memeriksa kesesuaiannya, memilih kemasan yang tepat, mengemas produk, dan menempelkan label sesuai prosedur.

Jenis-Jenis Metode Picking Gudang

Tidak semua gudang menggunakan cara picking yang sama. Metode yang digunakan bergantung pada ukuran gudang, jumlah SKU, volume pesanan, tata letak, jenis produk, dan teknologi yang tersedia.

Gudang dengan puluhan pesanan sehari tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan pusat pemenuhan pesanan yang menangani ribuan order dalam satu hari.

Single Order Picking

Single order picking adalah metode ketika picker menyelesaikan satu pesanan terlebih dahulu sebelum berpindah ke pesanan berikutnya.

Cara kerjanya sederhana. Picker menerima satu daftar pesanan, mengambil semua barang yang dibutuhkan, menyelesaikan proses, lalu mengerjakan pesanan lain.

Metode ini relatif mudah dipahami dan dapat mengurangi risiko tercampurnya barang antarpesanan. Namun, perjalanan picker dapat menjadi lebih panjang apabila lokasi barang tersebar.

Batch Picking

Batch picking adalah metode mengambil barang untuk beberapa pesanan dalam satu perjalanan.

Contohnya, terdapat 10 pesanan yang sama-sama membutuhkan produk A. Picker dapat mengambil kebutuhan produk A untuk beberapa pesanan sekaligus, kemudian barang dipisahkan berdasarkan order.

Metode ini dapat mengurangi perjalanan berulang, terutama jika banyak pesanan memiliki produk yang sama.

Namun, proses pemisahan barang harus dilakukan dengan teliti agar produk dari pesanan yang berbeda tidak tertukar.

Zone Picking

Pada zone picking, area gudang dibagi menjadi beberapa zona. Setiap picker bertanggung jawab terhadap zona tertentu.

Jika satu pesanan membutuhkan barang dari tiga zona, masing-masing petugas mengambil barang yang berada di wilayah kerjanya. Barang kemudian dikonsolidasikan sebelum masuk tahap berikutnya.

Metode ini cocok untuk gudang dengan area luas atau jumlah produk yang banyak.

Wave Picking

Wave picking mengatur pekerjaan pengambilan barang dalam kelompok waktu atau gelombang tertentu.

Pesanan dapat dikelompokkan berdasarkan:

  • jadwal keberangkatan kendaraan;
  • jenis layanan pengiriman;
  • area tujuan;
  • prioritas pesanan;
  • jenis barang;
  • waktu cut-off.

Tujuannya agar proses pengambilan barang dapat diselaraskan dengan aktivitas operasional lainnya.

Alat yang Digunakan dalam Pekerjaan Picking

Alat kerja picking sangat bergantung pada karakteristik gudang. Pada gudang kecil, pekerja mungkin hanya membutuhkan picking list dan keranjang.

Pada fasilitas yang lebih besar, pekerjaan dapat dibantu oleh perangkat digital dan sistem otomatis.

Beberapa alat yang umum berkaitan dengan pekerjaan picking antara lain:

  • picking list;
  • troli;
  • keranjang;
  • hand pallet;
  • barcode scanner;
  • perangkat handheld;
  • label;
  • rak penyimpanan;
  • pallet;
  • conveyor;
  • sistem WMS;
  • perangkat komunikasi suara;
  • sistem lampu indikator.

Penggunaan alat tidak otomatis menghilangkan kebutuhan akan ketelitian pekerja. Picker tetap perlu memastikan bahwa produk dan jumlah barang sesuai dengan instruksi.

Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Picker Gudang

Pekerjaan picking sering terlihat sederhana karena tugas utamanya mengambil barang. Dalam praktiknya, pekerjaan ini membutuhkan kombinasi kemampuan fisik, konsentrasi, disiplin, dan kemampuan mengikuti prosedur.

Setiap perusahaan dapat menetapkan kualifikasi berbeda berdasarkan karakteristik produk dan lingkungan kerja.

Beberapa kemampuan yang penting adalah:

Ketelitian

Picker harus mampu membedakan produk yang memiliki kemasan hampir sama. Kesalahan satu angka pada kode produk dapat menyebabkan barang yang salah masuk ke pesanan.

Kecepatan Kerja

Gudang biasanya memiliki target operasional. Karena itu, picker perlu bekerja dengan ritme yang efisien.

Namun, cepat bukan berarti asal mengambil barang. Kecepatan perlu berjalan bersama akurasi.

Kemampuan Membaca Kode

Gudang menggunakan berbagai kode untuk mengidentifikasi barang dan lokasi.

Picker perlu terbiasa membaca:

  • SKU;
  • barcode;
  • kode rak;
  • kode zona;
  • nomor batch;
  • nomor pesanan.

Kondisi Fisik yang Sesuai

Beberapa pekerjaan picking membutuhkan aktivitas berjalan, berdiri, membungkuk, mendorong troli, atau menangani barang sesuai batas yang ditentukan perusahaan.

Jenis tuntutan fisik bergantung pada barang dan sistem kerja di masing-masing gudang.

Kemampuan Menggunakan Perangkat

Gudang modern dapat menggunakan scanner atau aplikasi internal. Karena itu, kemampuan mengikuti instruksi pada perangkat menjadi nilai penting.

Pekerja tidak selalu harus memiliki kemampuan teknologi tingkat lanjut. Yang lebih penting adalah mampu belajar menggunakan sistem sesuai prosedur perusahaan.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Picking Barang

Kesalahan picking dapat berdampak pada proses berikutnya. Barang yang salah dapat menyebabkan pemeriksaan ulang, pengembalian barang ke rak, keterlambatan pengiriman, hingga keluhan pelanggan.

Karena itu, gudang biasanya memiliki prosedur verifikasi untuk mengurangi kesalahan.

Kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  • mengambil produk yang salah;
  • mengambil varian yang berbeda;
  • salah menghitung jumlah;
  • mengambil barang dari lokasi yang salah;
  • tidak memeriksa kondisi produk;
  • mencampur beberapa pesanan;
  • melewatkan satu item;
  • salah membaca SKU;
  • tidak melakukan scan atau konfirmasi;
  • menempatkan barang pada wadah pesanan yang salah.

Cara mengurangi kesalahan dapat dilakukan dengan disiplin mengikuti picking list, memeriksa barcode, menggunakan wadah terpisah, dan melakukan konfirmasi sesuai sistem.

Apa yang Dimaksud Picking Barang di Retail dan Minimarket?

Dalam operasional retail, istilah picking dapat digunakan untuk kegiatan mengambil produk berdasarkan daftar kebutuhan tertentu. Konteksnya dapat berkaitan dengan pemenuhan pesanan pelanggan, persiapan barang, atau alur distribusi internal.

Karena setiap perusahaan mempunyai sistem dan pembagian kerja sendiri, istilah tugas picking pada lowongan pekerjaan perlu dibaca bersama deskripsi pekerjaannya.

Jika kamu menemukan frasa seperti picking Indomaret adalah, secara umum pencarian tersebut mengarah pada keinginan mengetahui pekerjaan mengambil dan menyiapkan barang dalam operasional retail atau distribusi.

Namun, detail pekerjaan, target, alat yang digunakan, pembagian shift, dan tanggung jawab dapat berbeda menurut unit kerja serta kebijakan perusahaan.

Karena itu, baca deskripsi lowongan secara lengkap dan jangan berasumsi bahwa seluruh pekerjaan picking di setiap perusahaan memiliki tugas yang sama persis.

Perbedaan Picking, Sorting, Packing, dan Shipping

Selain picking dan packing, ada beberapa istilah lain yang sering muncul dalam operasional gudang. Memahami perbedaannya penting bagi orang yang ingin bekerja di bidang logistik.

Secara sederhana, alurnya dapat digambarkan sebagai barang diterima, disimpan, diambil sesuai kebutuhan, diperiksa atau dipisahkan, dikemas, kemudian dikirim.

Picking

Picking adalah mengambil barang dari lokasi penyimpanan berdasarkan pesanan atau instruksi kerja.

Sorting

Sorting adalah memilah barang berdasarkan kriteria tertentu, misalnya tujuan, kategori, pesanan, rute, atau layanan pengiriman.

Packing

Packing adalah mengemas dan mempersiapkan barang agar aman serta sesuai untuk proses distribusi.

Shipping

Shipping adalah tahap ketika barang yang telah siap diproses menuju pengiriman atau diserahkan ke jaringan distribusi sesuai prosedur.

Istilah dan urutan detailnya dapat berbeda pada masing-masing perusahaan. Namun, perbedaan dasar tersebut dapat membantu kamu memahami alur kerja gudang.

Picking Artinya Bisa Berbeda Tergantung Konteks

Keyword picking memiliki beberapa intent yang berbeda. Karena itu, arti kata ini tidak boleh diterjemahkan tanpa melihat konteks penggunaannya.

Dalam bidang logistik, picking berkaitan dengan pengambilan barang. Dalam konteks lain, artinya bisa berbeda.

Picking dalam Gitar Adalah Apa?

Picking dalam gitar adalah istilah yang berkaitan dengan teknik memetik senar. Konteks ini tidak berhubungan dengan pekerjaan gudang.

Jika seseorang mencari “picking dalam gitar adalah”, intent pencariannya mengarah pada teknik bermain alat musik, bukan logistik.

Picking Up Artinya Apa?

Frasa picking up dapat mempunyai beberapa arti bergantung pada kalimat. Beberapa terjemahan yang mungkin adalah mengambil, menjemput, mengangkat, atau mengalami peningkatan.

Contoh sederhana:

  • picking up a package: mengambil paket;
  • picking up a friend: menjemput teman.

Karena itu, arti picking up harus disesuaikan dengan konteks kalimat.

Picking the Fruits Artinya Apa?

Dalam konteks literal, picking the fruits dapat berarti memetik atau mengumpulkan buah.

Makna tersebut berbeda dari warehouse picking yang berhubungan dengan pengambilan barang berdasarkan pesanan.

Pengertian Pick Me

Istilah pick me bukan bagian dari proses pergudangan. Secara literal, frasa tersebut berarti “pilih aku”.

Dalam percakapan internet, istilah tersebut juga dapat digunakan dengan konteks sosial tertentu. Karena itu, jangan menyamakan pick me dengan pekerjaan picking barang di gudang.

Contoh Sederhana Proses Picking Barang

Agar lebih mudah dipahami, bayangkan sebuah gudang menerima pesanan berikut:

  • 2 botol sampo ukuran 250 ml;
  • 3 sabun mandi varian A;
  • 1 pasta gigi ukuran 190 gram.

Sistem kemudian membuat daftar pengambilan.

Picker membaca lokasi setiap produk. Misalnya, sampo berada di rak A-02, sabun di B-05, dan pasta gigi di C-03.

Petugas kemudian menjalankan proses berikut:

  1. menerima daftar pengambilan;
  2. menuju lokasi produk;
  3. mencocokkan SKU;
  4. mengambil jumlah sesuai pesanan;
  5. melakukan scan jika sistem mewajibkan;
  6. menempatkan produk pada wadah pesanan;
  7. membawa barang ke area pengecekan atau packing.

Jika ternyata sabun yang dibutuhkan adalah varian A tetapi picker mengambil varian B, maka terjadi picking error.

Contoh tersebut menunjukkan mengapa ketelitian sangat penting. Kemasan yang mirip tidak berarti produknya sama.

Tips Bekerja sebagai Petugas Picking untuk Pemula

Pekerja baru biasanya membutuhkan waktu untuk memahami tata letak gudang, kode lokasi, dan ritme kerja.

Hal yang paling penting adalah memahami prosedur sebelum mengejar kecepatan. Akurasi yang baik akan membantu membangun pola kerja yang lebih konsisten.

Beberapa tips yang dapat diterapkan:

  • pahami sistem kode rak;
  • baca picking list dengan teliti;
  • cocokkan kode barang;
  • jangan hanya mengandalkan warna kemasan;
  • hitung jumlah barang sebelum berpindah lokasi;
  • pisahkan pesanan dengan jelas;
  • gunakan alat kerja sesuai instruksi;
  • segera laporkan stok yang tidak ditemukan;
  • jangan memindahkan barang ke lokasi lain tanpa prosedur;
  • patuhi aturan keselamatan kerja.

Pekerja juga sebaiknya memahami bahwa prosedur setiap gudang dapat berbeda. Ikuti SOP dan pelatihan perusahaan tempat kamu bekerja.

Mengapa Proses Picking Penting bagi Bisnis?

Picking berada pada titik penting antara stok yang tersimpan dan pesanan yang harus dipenuhi. Jika proses pengambilan barang lambat, tahap packing dan pengiriman dapat ikut terlambat.

Sebaliknya, picking yang cepat tetapi sering salah juga menimbulkan masalah. Perusahaan harus melakukan pemeriksaan ulang, menangani retur, memperbaiki stok, dan menghadapi keluhan pelanggan.

Proses picking yang baik membantu perusahaan mencapai beberapa tujuan, seperti:

  • meningkatkan akurasi pesanan;
  • mempercepat pemrosesan order;
  • mengurangi pekerjaan ulang;
  • menjaga ketepatan data stok;
  • membantu proses packing;
  • mendukung pengiriman tepat waktu;
  • meningkatkan kepuasan pelanggan.

Karena itu, desain layout gudang, penempatan barang, pelatihan pekerja, penggunaan teknologi, dan metode picking perlu disesuaikan dengan karakteristik operasional.

FAQ tentang Pengertian Picking dalam Gudang

Apa pengertian picking dalam gudang?

Pengertian picking dalam gudang adalah proses mencari, mengambil, dan mengumpulkan barang dari lokasi penyimpanan sesuai daftar pesanan atau instruksi kerja.

Picking gudang adalah pekerjaan apa?

Picking gudang adalah pekerjaan yang berfokus pada pengambilan barang sesuai pesanan. Tugasnya dapat meliputi membaca daftar barang, mencari lokasi produk, memeriksa SKU, mengambil jumlah yang sesuai, dan mengirimkannya ke tahap berikutnya.

Picking artinya apa?

Secara umum, picking dapat berarti memilih, mengambil, memetik, atau mengumpulkan. Dalam gudang, picking berarti mengambil barang sesuai daftar pesanan atau permintaan.

Apa tugas picking?

Tugas picking antara lain membaca daftar pesanan, mencari barang, memeriksa kode produk, mengambil jumlah yang tepat, memeriksa kondisi barang, dan meneruskan barang ke proses berikutnya.

Apa perbedaan picking dan packing?

Picking adalah mengambil barang dari lokasi penyimpanan, sedangkan packing adalah mengemas barang yang sudah disiapkan untuk proses pengiriman atau distribusi.

Apakah picking sama dengan picker?

Tidak. Picking adalah nama aktivitas atau proses, sedangkan picker adalah sebutan untuk orang atau pekerja yang melakukan proses pengambilan barang.

Apa itu picking barang?

Picking barang adalah proses mengambil produk tertentu dari stok penyimpanan berdasarkan daftar pesanan atau kebutuhan operasional.

Apa yang dimaksud picking di minimarket?

Secara umum, picking di lingkungan retail dapat merujuk pada aktivitas mengambil dan menyiapkan barang berdasarkan daftar kebutuhan atau pesanan. Detail tugas bergantung pada sistem operasional perusahaan.

Apakah pekerjaan picking membutuhkan pengalaman?

Persyaratan bergantung pada perusahaan. Beberapa posisi dapat menerima pemula dan memberikan pelatihan, sedangkan posisi tertentu mungkin mensyaratkan pengalaman atau kemampuan menggunakan peralatan tertentu.

Apa risiko terbesar dalam proses picking?

Risiko operasional yang umum adalah salah produk, salah jumlah, salah varian, barang rusak, dan tercampurnya barang dari pesanan yang berbeda.

Kesimpulan

Pengertian picking dalam gudang adalah proses mencari, mengambil, memeriksa, dan mengumpulkan barang dari tempat penyimpanan berdasarkan daftar pesanan atau instruksi kerja. Proses ini menjadi bagian penting dalam operasional gudang karena berpengaruh terhadap akurasi pesanan dan kelancaran proses berikutnya.

Tugas picking tidak sekadar mengambil produk dari rak. Petugas perlu membaca daftar barang, memahami lokasi penyimpanan, memeriksa SKU atau barcode, memastikan jumlah, dan mengarahkan barang ke area selanjutnya.

Picking juga berbeda dengan packing. Picking berfokus pada pengambilan barang, sedangkan packing berfokus pada pemeriksaan dan pengemasan barang untuk proses pengiriman atau distribusi.

Bagi kamu yang ingin bekerja sebagai picker, kemampuan paling penting adalah ketelitian, kecepatan yang terkendali, kemampuan mengikuti prosedur, memahami kode barang, dan menjaga keselamatan selama bekerja.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.